Entah kata apa yang hendak aku ucapkan,namun aku hanya bisa
meminta maaf terutama kepada diri sendiri yang selalu meaksakan ambisiku
ini.Namun ambisi ini adalah salah satu dari impianku di masa mendatang.
Untuk mata,maaf kamu selalu diajak bergadang hanya untuk
mengerjakan tugas-tugas yang menumpuk,menatap layar laptop yang ber
jam-jam,sehingga membuat kau berubah menjadi mata panda karena kelelahan.Mohon
maklumilah,jangan khawatir sesempat mungkin aku akan selalu memberimu
kesempatan untuk memberikan hak mu.
Untuk tangan,maaf kamu selalu diajak menari diatas keyboard
sampai larut malam mengetik berlembar-lembar paragraf.Tetaplah seperti itu ,bekerja
samalah denganku demi menyusun kata kata yang indah dan paling indah.Aku
percaya padamu.
Untuk kaki,maaf kamu sering diajak berlari kesana kemari
dari kosan ke kampus > ke perpus > kampus > perpus> kosan.Semoga
langkah kita di ridhoi oleh Allah untuk masa depan yang sangat indah yang mapu
membuat kelurga ,sahabat, teman, dan orang-orang bangga terhadap kita.
Untuk perut, maaf akhir-akhir ini aku sering lupa akan
dirimu.Karena semakin hari tugas semakin bertambah sampai-sampai waktu untuk
makan menjadi lupa.Tenang saja aku akan selalu memberikan apa yang kamu
butuhkan.Bersabarlah...
Untuk otak, maaf sekarang kamu diharuskan untuk selalu
bekerja.Sehingga di dalam otakmu sekarang banyak folder-folder yang sangat
penting sekali terutama masalah tugas.Kumohon jangan sampai kamu mengeluarkan
kata not responding atau terkena virus-virus lain apalagi ke format.Karena kamu
merupakan bagian yang paling berpengaruh untuk teman-temanmu.Santai saja aku
punya cara untuk merefresh kamu agar kamu tidak mengalami kejenuhan.
Untuk semuanya aku minta maaf karena akhir-akhir ini mungkin
aku kurang memperhatikan kalian.Aku tau kalian lelah.Tapi bersabarlah anggap
saja ini merupakan pengorbanan untuk masa depan yang akan datang.Semua ini akan
tergantikan di suatu hari nanti.Aku sangat yakin itu.
Maaf aku terlalu egois..